Skip navigation

Monthly Archives: May 2008

Yesterday I watched Iron Man in Setiabudi One. I don’t want to make any review about the movie because there are already many reviews about this movie on the internet. I just want to tell you story about annoying couple that sat next to me while I was watching the movie. Btw for you that have already watched Janji Joni might remember about 10 characteristic of movie viewers inside the studio. One of the characteristic is the noisy couple type where the girl always ask the guy about the things happened on the movie. Well I never think that this kind of type was exist until yesterday I saw and heard by myself.

Here are some quote from the noise couple:

The girl: “Loh itu orang yang tadi yah”
The guy: “Iya”

The girl: “Loh kok dia masih idup”
The guy: “Iya”

The girl: “Injaction itu apa sih”
The guy: “ga tau”

The girl: “itu kok bla.. bla.. bla.. bla..” (nanya dengan pertanyaan yang sangat panjang)
The guy: “hmmm..”

And many more…

I really amazed with the guy because he really was so patient and answered all his girlfriend question. Although he might just answer with yes or no =P

When I watch movie in the studio, there are few things that I really hate related to the viewers. First I hate if there are too many children inside because they can really make some big noise. Either they cry or laugh to much. Second I hate if there any teenager groups (especially when they all women) around my seat. They tend to always make not important comment about the movie. Third I hate when people come late and they cannot find their seat. After yesterday, I think I should add one more. I hate to sit next to the noisy couple.

Advertisements

Kali ini gw ingin memperkenalkan Sate Kambing Klaten Bapak Tulus. Sebenarnya sudah dari 2 minggu lalu pengen nulis di blog buat nge-review tempat ini cuman baru ada mood-nya sekarang =P Tempatnya sendiri terletak di sebelah kiri pinggiran jalan dari arah fly over deket mal citra ke arah kolonel sugiono. Disitu ada 3-4 tenda makanan yang berbeda. Tempatnya baru mulai buka dari sore hari sampai malam (ga tau tutupnya kapan, cuman gw pernah dateng jam 10 malem dan tempatnya masih buka)

Harga yang ditawarkan agak sedikit diatas rata-rata yaitu Rp. 16.000 per 10 tusuk sate. Namun jika dibandingkan dengan rasanya dan ukurannya cukup sebanding. Ukurannya tidak jauh lebih besar dari sate-sate kambing biasanya hanya sedikit lebih besar. Tentu saja yang menjadi unggulan dari sate klaten ini adalah rasanya. Gw jarang sekali bisa menemui sate kambing yang tidak tercium bau kambingnya ketika gw memakannya. Nah di sate kambing klaten ini gw hampir tidak bisa mencium bau kambingnya.

Karena pada postingan sebelumnya gw membahas dombrut, maka disini gw akan membandingkan head to head sate kambing klaten vs dombrut.

Harga

Sate Kambing Klaten: Rp. 16.000

Dombrut: Rp. 25.000 – 30.000

Tingkat Kebauan Sate (skala 1 – 10 dimana 10 adalah yang paling bau dan 1 tidak bau sama sekali)

Sate Kambing Klaten: 2

Dombrut: 4

Kualitas cara pembakaran satenya (skala 1 – 5 dimana 1 yang paling bagus)

Sate Kambing Klaten: 3

Dombrut: 1

Ukuran sate

Sate Kambing Klaten: Lebih besar sedikit dari sate kambing biasanya

Dombrut: Lebih besar sedikit dari sate kambing klaten

Kalo menurut pendapat gw sendiri sih gw lebih suka sate kambing klaten dari pada dombrut karena baunya itu. Lagipula harganya lebih murah dan tempatnya lebih deket dari rumah gw =D

Selamat mencoba =)